RSS

Bahagiakanlah ibu bapa

Bacalah kisah ini...

Arwah mak saya meninggal dunia pada 2004 akibat kanser. Sejak disahkan menghidap kanser paru2 pd 2001, kesihatannya mula turun naik. Sepanjang tempoh itu, arwah menjalani rawatan kemoterapi selain kami berusaha secara alternatif. Dan Alhamdulillah, walaupun doktor kata jangka hayat arwah cuma setahun tapi arwah mak saya survived hingga 3 tahun.

Sepanjang arwah mak sakit, selain abah dan adik2 yg menjaganya, saya dan suami juga akan mengambilalih tugas itu sekiranya arwah buat kemoterapi di HKL atau HUKM. Penat menjaga org sakit ni tapi suami saya akan marah kalau saya merungut. "Itu emak awak tau. Bukan kawan2 awak. Jangan sesekali mengeluh depan mak" katanya.

Suatu hari semasa di kampung, *arwah mak saya terbuang air besar di atas katil manakala najisnya juga jatuh bersepah*. Tahu apa suami saya lakukan? Dia mengelap najis itu tanpa rasa jijik dan menyuruh saya membersihkan arwah mak di bilik air. Sewaktu memandikannya, arwah mak berulang kali minta maaf tapi saya katakan, "buat apa nak minta maaf. Mak bukan buat salah pun. Sekadar terbuang najis; benda kecil je".

Ketika itulah juga saya lihat arwah mak saya menangis dan dia berdoa dengan kata2 yg tak mungkin kami lupakan sampai bila2.

" Ya Allah... ini adalah anak2 aku yg berbakti kepada aku sepanjang aku sakit. Ini adalah anak2 aku yg tidak pernah berkeluh kesah. *Anak2 aku yg sanggup mengotorkan tangan untuk najisku*. Aku berikan keredhaanku sebagai seorang ibu dan Kau limpahkanlah seluas2 rezeki dan kekayaan pada mereka hasil bakti mereka padaku". Saya dan suami terus terkedu bila mendengarnya.

Tiga minggu selepas itu arwah mak saya meninggal dunia dengan kata2 akhirnya yg disampaikan pd abah bahawa dia sudah mengampunkan semua dosa anak2, menghalalkan segala pengorbanan serta air susunya. Anak2 tidak berhutang satu dosa pun padanya.

Utk sahabat... inilah kisah bagaimana kehidupan saya bertukar. Bukan kerana saya kahwin dengan anak orang kaya kerana suami saya bukan anak yg suka menumpang pd kesenangan ibu ayah. Tapi kami merasai segala nikmat rezeki itu sebenarnya datang dari berkat doa dan keredhaan seorang ibu.

Saya selalu nasihatkan pada sesiapa, *jgn berkira langsung dengan ibu bapa*. Bukan mahu membangga diri tapi sejak saya kahwin, saya langsung tidak ambil kesah berapa yg suami saya peruntukkan utk ibunya. Berilah berapa saja dan saya tak pernah buka mulut.

Pernah satu ketika, suami  beritahu dia mahu memberi semua duit hasil penjualan ayam pd ibunya sebagai hadiah. Memang ada rasa sedikit terkilan tapi suami saya beritahu, redhalah. Nanti akan ada rezeki yg lebih luas utk kami.

Sebenarnya, utk memperoleh pahala, tidak perlu kita mengangkat senjata di medan perang sebaliknya jika masih ada ibubapa kandung atau mentua, berbaktilah pada mereka. Walaupun mereka cerewet atau seperti kebudak-budakan yg mungkin boleh membuatkan kita rasa kecil atau panas hati, berlapang dada lah. Pengorbanan ibubapa membesarkan kita lebih besar berbanding rasa hasutan hati itu.

Saya dan suami percaya rezeki itu datang dari Allah tapi kami juga percaya doa dan keredhaan ibubapa  jugalah  yg akan membuka lorong2 rezeki itu. Kerana doa ibubapa tiada hijab dengan Allah. Gembirakan mereka dan In shaa Allah mereka akan mendoakan yg terbaik utk kita. Percayalah...

Perkongsian: Ruhaiza Rusmin

https://m.facebook.com/story.php?story_fbid=261058921031610&id=100013825126464

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penghuni neraka ke-tujuh

*Rasulullah menangis bahkan pingsan saat Jibril mengungkapkan penghuni neraka yg ke-7* 🔥🔥🔥

Ketika itu Jibril datang kepada Rasulullah pada waktu yang tak biasa. Namun, Jibril terlihat berbeda. Raut wajah yang tak biasa.

Maka Rasulullah shallallahu allaihiwassalam bertanya:

"Mengapa aku melihat kau berubah muka (wajah)?" Jawabnya: "Ya Muhammad, aku datang kepadamu di saat Allah menyuruh supaya dikobarkan penyalaan api neraka, maka tidak layak bagi orang yang mengetahui bahwa neraka Jahannam itu benar, siksa kubur itu benar, dan siksa Allah itu terbesar untuk bersuka-suka sebelum ia merasa aman daripadanya".

Lalu Rasullulah shallallahu allaihiwassalam bersabda:

"Ya Jibril, jelaskan padaku sifat Jahannam".

Jawabnya: "Ya. Ketika Allah menjadikan Jahanam, maka dinyalakan selama 1000 tahun sehingga merah, kemudian dilanjutkan 1000 tahun sehingga putih, kemudian 1000 tahun sehingga hitam, lalu menjadi hitam gelap, tidak pernah padam nyala dan baranya.

*Demi Allah*, andaikan terbuka sebesar lubang jarum niscaya akan dapat membakar semua penduduk dunia karena panasnya. Demi Allah, andaikan satu baju ahli neraka itu digantung di antara langit dan bumi niscaya akan mati penduduk bumi karena panas dan basinya.

*Demi Allah,* andaikan satu pergelangan dari rantai yang disebut dalam Al-Quran itu diletakkan di atas bukit, niscaya akan cair sampai ke bawah bumi yg ke 7.

*Demi Allah,* andaikan seorang di ujung barat tersiksa, niscaya akan terbakar orang-orang yang di ujung timur karena sangat panasnya. Jahannam itu sangat dalam, perhiasannya besi dan minumannya air panas bercampur nanah, dan pakaiannya adalah potongan-potongan api.

Api neraka itu ada 7 pintu, jarak antar pintu sejauh 70 tahun, dan tiap pintu panasnya 70 kali dari pintu yg lain".
Dikatakan dalam Hadist Qudsi:

"Bagaimana kamu masih bisa melakukan maksiat sedangkan kamu tak dapat bertahan dengan panasnya terik matahari-KU. Tahukah kamu bahwa neraka jahanam-KU itu: mempunyai 7 tingkat.

Setiap tingkat mempunyai 70.000 daerah. Setiap daerah mempunyai 70.000 kampung. Setiap kampung mempunyai 70.000 rumah. Setiap rumah mempunyai 70.000 bilik. Setiap bilik mempunyai 70.000 kotak. Setiap kotak mempunyai 70.000 batang pokok zaqqum.

Di bawah setiap pokok zaqqum mempunyai 70.000 ekor ular. Di dalam mulut setiap ular yang panjangnya 70 hasta mengandung lautan racun yang hitam pekat. Dan di bawah setiap pokok zaqqum terdapat 70.000 rantai. Setiap rantai diseret oleh 70.000 malaikat".

"Api yang ada sekarang ini, yang digunakan bani Adam untuk membakar, hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam"
(HR. Bukhari-Muslim).

ALLAH berfirman dalam beberapa ayat berikut...

"Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka akan mendengar kegeraman dan suara nyalanya".
(QS. Al-Furqan: 11).

"Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya, mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah". (QS. Al-Mulk: 7).

Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang sangat panas).
(QS. Al-Waqi'ah: 41-44).

Nabi Muhammad Shallallahu allaihiwassalam meminta Jibril untuk menjelaskan satu per satu mengenai pintu-pintu neraka tersebut.

"Pintu pertama dinamakan Hawiyah (arti harfiahnya: jurang), yang diperuntukkan bagi kaum munafik dan kafir.

Pintu ke 2 dinamakan Jahim, yang diperuntukkan bagi kaum musyrikin.

Pintu ke 3 dinamakan Saqar, yang diperuntukkan bagi kaum shobiin atau penyembah api.

Pintu ke 4 dinamakan Ladha, diperuntukkan bagi iblis dan para pengikutnya.

Pintu ke 5 dinamakan Huthomah (artinya: menghancurkan hingga berkeping-keping), diperuntukkan bagi kaum Yahudi.

Pintu ke 6 dinamakan Sa'ir (arti harfiahnya: api yang menyala-nyala), diperuntukkan bagi kaum kafir.

Rasulullah bertanya: "Bagaimana dengan pintu ke 7 ?"

Sejenak malaikat Jibril seperti ragu untuk menyampaikan siapa yang akan menghuni pintu ketujuh. Akan tetapi Rasulullah Shallallahu allaihiwasalam mendesaknya sehingga akhirnya Malaikat Jibril mengatakan, ....

*"Pintu ke 7 diperuntukkan bagi umatmu yang berdosa besar dan meninggal sebelum mereka mengucapkan kata taubat sebelum meninggal..."*

Mendengar penjelasan yang mengagetkan itu, Rasulullah  pun langsung pingsan, Jibril lalu meletakkan kepala Rasulullah Shallallahu allaihowassalam di pangkuannya sehingga sadar kembali dan sesudah sadar beliau bersabda: "Ya Jibril, sungguh besar kerisauan dan sangat sedihku, apakah ada seorang dari umat ku yang akan masuk ke dalam neraka?" Jawabnya: "Ya, yaitu orang yg berdosa besar dari umatmu."

Nabi Muhammad shallallahu allaihiwassalam lalu menangis, Jibril pun ikut menangis. Kemudian Nabi langsung masuk ke dalam rumahnya dan tidak keluar kecuali untuk shalat.

Setelah kejadian itu, beliau tidak berbicara dengan siapapun selama beberapa hari, dan ketika sholat beliau pun menangis dengan tangisan yang sangat memilukan.

Yuk kita taubat sebelum telat..taubatannasuha ya Allah, mohon ampun atas segala dosa. Jangan sampe kita meninggal sebelum bertaubat, naudzubillah min dzalik...

Dan banyakin bersholawat kepada  Nabi Muhammad Shallallahu Allaihi Wassalam agar kita mendapatkan syafa'at Beliau di akhirat nanti..! "Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kamaa shallaita ‘ala Ibrahim wa ‘ala aali Ibrahim, innaKa Hamidum Majid. Allahumma barik ‘ala Muhammad wa ‘ala ali Muhammad, kama barakta ‘ala Ibrahim wa ‘ala ali Ibrahim, innaKa Hamiidum Majid"

Maafkan saya temans, sahabat, saudara2ku, jika selama ini saya salah dan khilaf...
Semoga kita saling memanggil untuk masuk ke surga nanti.. jangan sampai ada yang tertinggal di neraka.
Jika engkau tidak mendampatiku di jannah, maka tolong cari dan keluarkan aku dari neraka..😭😭😭..Naudzubillahi min dzalik...

Silahkan SHARE lillahi ta'ala, niatkan utk sedekah

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Blank jawab exam minta bantuan Allah

Wahida Mustaffa:
Hari ketiga mengawas SPM 2017...
Paper sejarah kertas 2...
Masa: 10.00 pg hingga 12.30 tghari...
Setelah 20 minit masa berlalu... seorg calon lelaki... bersongkok... air muka bersih... tiba2 mengangkat tangan... meminta kebenaran ke tandas... saya benarkn smbil mengiringi beliau... sblm tu dah perasan yg beliau mcm xkeruan...
Kedengaran bunyi air drpd dlm tandas... calon tadi keluar & saya lihat wajah & tangannya basah smbil tangannya memegang stokin & kasutnya...
"Izinkan saya solat sekejap ye cikgu... saya blank..." ujarnya meminta kebenaran...
Belum pun sempat saya berkata apa2 seraya tergamam... calon itu sudah pun mengangkat takbiratulihram...
Terkedu saya sambil memerhatikan beliau solat... solat tanpa sejadah tetapi sujud dgn dahi menyentuh lantai simen yg amat naif itu... Allahu Akbar...
Tiba sujud di rakaat terakhir... agak lama beliau sebegitu...
Selepas memberi salam... beliau mula menangis tersedu2 seraya berkata...
"Cikgu... saya blank... tiba2 saya rasa otak saya kosong... Trial haritu saya dpt sejarah A+..."
Tetiba rasa keibuan saya hadir & tanpa sedar  turut sama2 menangis sambil saya menggosok belakangnya & memintanya beristighfar & membaca Al Fatihah... 😣😣😣
"In shaa Allah... Allah bantu awak... buat yg terbaik ye..." ujar saya...
Dia angguk & bangun menuju ke dewan semula... Allahuakbar...
Semoga Allah permudahkan urusanmu duhai anak muda... perjlnan mu masih jauh... semoga terus istiqamah mengharapkan Allah sbg penolong dikala kebuntuan...

Pengajaran yg saya dpt drpd beliau...
ALLAH jua lah sebaik2 penolong... kita terlalu kerdil... maka bersujudlah... minta lah pd Allah...

Terima kasih kerana pengalaman yg cukup bermakna ini duhai anak muda...
Saya share kerana saya rasa xramai anak muda skrg seperti beliau...
Copy paste

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...